Monianse Barharap UMKM Baubau Berinovasi

0
199
Plt Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse

BAUBAU,  SUARAADIL. COM – Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Rabu (16/3/2022) telah membuka dengan resmi sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Baubau di Hotel Galaxi INN Baubau.

Melalui sambutannya La Ode Ahmad Monianse mengatakan, dalam perdagangan Internasional, HKI saat ini memiliki peranan yang sangat penting. Di mana, HKI merupakan cara dalam melindungi kekayaan intelektual dengan menggunakan instrumen hukum yang ada.

“Yaitu Hak cipta, Paten, Merek dan Indikasi Geografis, Rahasia Dagang, Desain Industri, dan Desain tata letak sirkuit Terpadu. Hal ini perlu diketahui dan dipahami oleh para pelaku ekonomi kreatif, pengusaha, UKM, maupun masyarakat pada umumnya,” tutur La Ode Ahmad Monianse.

Untuk itu pihaknya berharap, agar dengan adanya sosialisasi tersebut, dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya HKI untuk melindungi hasil produk, serta dapat memberikan motivasi bagi para pelaku Ekonomi Kreatif dan pengusaha UKM untuk melindungi inovasi hasil temuannya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mengatakan, penegakkan HKI dapat memberikan beberapa keuntungan, yang dapat berpengaruh terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Di antaranya ialah adanya perlindungan karya tradisional bangsa Indonesia.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengatakan, selain dapat melindungi karya tradisional bangsa, juga dapat mencegah pencurian karya lokal yang umumnya masuk kategori paten sederhana dan penemuan-penemuan baru, serta adanya masukan pendapatan untuk para penemu/pencipta.

“Yang mana, hal ini dapat meningkatkan insentif untuk terus berkarya bagi penemu paten, baik yang dari kalangan pemerintah maupun yang swasta. Dan agar orang lain juga terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi,” ujarnya.

La Ode Ahmad Monianse juga menuturkan, sistem HKI juga dapat menunjang untuk diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreativitas manusia. Yang mana, hal tersebut dapat mencegah/menghindari adanya hasil teknologi atau hasil karya yang sama.

“Dengan dukungan dokumentasi yang baik tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal untuk keperluan hidupnya, atau mengembangkannya lebih lanjut untuk memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi,” tutup La Ode Ahmad Monianse.(ist)

 

Editor : Mulyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini