Aswad : Dunia Pendidikan Sudah Menerapkan Melayani Tanpa Sekat

0
180

 

SUARAADIL.COM, BAUBAU – Dalam memberikan pelayanan yang maksimal dan diakhir masa jabatan Walikota Baubau, Laode Ahmad Monianse terus melakukan gerakan cepat dengan semangat Melayani Tanpa Sekat, hal ini pun di lakukan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Baubau.

Tagline Pelayanan Tanpa Sekat semakin membumi di Kota Baubau sebagai roh pelayanan kepada masyarakat.

Implementasi pelayanan tanpa sekat tersebut teruntuk semua OPD Lingkup Pemkot Baubau agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), rupanya telah mulai mengimplementasikan pelayanan tanpa sekat tersebut.

Kepala Dinas Dikbud Kota Baubau La Ode Aswad mengaku sepakat dengan tagline pelayanan tanpa sekat tersebut. Untuk di sektor pendidikan, misalnya soal pelayanan tentu bicara transparansi dan semua pelayanan di dinas pendidikan itu gratis.

“Dikbud Baubau terus bergerak maju kedepan melayani tanpa sekat,” tutur Aswad saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu. Selain itu, ia meminta seluruh satuan pendidikan (sekolah-sekolah) Lingkup Dinas Dikbud Baubau untuk mengimplementasikan pelayanan tanpa sekat ini.

Aswad meminta semua kepala sekolah untuk membuka ruang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan tidak membeda-bedakan masyarakat berdasarkan status sosial semata. Pasalnya, semua masyarakat mempunyai hak yang sama.

“Kepala sekolah harus keluar ruangan dan keluar pagar, memastikan jangan sampai ada masyarakat tidak bisa bersekolah hanya karena tidak punya baju atau tas, sudah tugas kita menyiapkan itu (membantu) sesuai kemampuan. Kalau sampai terjadi (tidak bersekolah), maka kepala sekolah tersebut saya anggap gagal,” tegasnya.

Mantan Asisten I Setda Baubau ini menjelaskan, pembangunan Kota Baubau ini terus berjalan dan bergerak maju kedepan. Pembangunan yang terus bergerak juga ini termasuk pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Salah satu implementasi daripada pelayanan tanpa sekat ini yakni tidak boleh melihat masyarakat secara parsial, tapi melihat masyarakat sebagai warga negara (citizen) sehingga di mana pun sama haknya,” tandasnya.

Editor : Mulyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini